Dalam pengembangan backend, mengelola database adalah bagian penting yang berfungsi untuk menyimpan, mengakses, dan memanipulasi data aplikasi. Di bagian ini, kita akan membahas perbedaan antara jenis database, bagaimana menggunakan MongoDB dengan Mongoose, dan bagaimana melakukan operasi CRUD pada database.
Database adalah sistem yang menyimpan data secara terstruktur, memungkinkan aplikasi untuk menyimpan dan mengelola informasi dengan efisien. Ada dua jenis utama database yang digunakan dalam pengembangan web: SQL dan NoSQL.
MongoDB adalah database NoSQL yang menyimpan data dalam format dokumen yang fleksibel. Mongoose adalah library ODM (Object Data Modeling) untuk MongoDB yang menyediakan cara mudah untuk mendefinisikan skema data, berinteraksi dengan database, dan melakukan operasi CRUD.
Instalasi MongoDB: Untuk menggunakan MongoDB, Anda harus menginstal MongoDB terlebih dahulu, MongoDB dapat diunduh melalui tautan berikut: https://www.mongodb.com/try/download/community & https://www.mongodb.com/try/download/compass
Integrasi dengan Mongoose: Setelah MongoDB terinstal, Mongoose dapat diinstal menggunakan NPM. Mongoose menyederhanakan interaksi dengan MongoDB dengan menyediakan skema dan model data. Anda dapat membuat skema untuk mendefinisikan struktur dokumen dan model untuk berinteraksi dengan koleksi dalam MongoDB. Ini memudahkan Anda dalam melakukan operasi database seperti menyimpan data, mencari dokumen, dan memvalidasi data.